Apa itu github CLI ?
Dikutip dari web resminyaa, memberikan pengertian sebagai berikut.
“GitHub CLI brings GitHub to your terminal. Free and open source.”
Mudahnyaa, Github CLI memberikan kita experience / fitur yang biasanya hanya bisa kita rasakan dan gunakan pada Web Github, namun sekarang bisa kita rasakan juga melalui CLI atau terminal komputer kita.
Fitur-fitur seperti Create Issue, Closed Issue, Create Pull Request, Comment Pull Request dan masih banyak lagi yang bisa kita gunakan menggunakan github cli ini.
Install
Panduan untuk install cukup mudah seperti biasa, pada contoh ini saya menampilkan contoh untuk install di Mac.
brew install gh
Panduan untuk install di OS lainnya bisa kalian lihat di link berikut ini.
Contoh Penggunaan
Berikut ini beberapa fitur yang mungkin sering kita gunakan pada Web Github akan coba kita contohkan penerapannya melalui Github CLI. Seperti Auth, Membuat Repo, Membuat Issue, Review Pull Request dll
#1 Auth
Sebelum mulai menggunakan github cli, kita harus melakukkan autentikasi terlebih dahulu.
gh auth login
Ikuti proses-proses untuk autentikasi sampai muncul page seperti berikut, jika sudah muncul berarti kita sudah siap untuk melaju ke langkah berikutnya.
#2 Membuat Repository
Cara ini bisa kita gunakan jika kita sudah memiliki git repository di lokal komputer, namun di Github belum tersedia repository tersebut.
Kita bisa menggunakan perintah seperti dibawah ini dan ikuti langkah sampai selesai :
gh repo create
Jika kita buka akun kita pada Github, akan muncul repository baru, tandanya repository sudah berhasil dibuat menggunakan github cli.
#3 Membuat Issue
Lanjut kita membuat issue pertama pada repo ini, dengan perintah :
gh issue create
Sekarang jika kita buka melalui Github, pada repo kita akan muncul sebuah issue seperti berikut. Issue ini yang nantinya kita akan coba close dan perbaiki pada tahap tahap selanjutnya.
#4 Membuat Komentar Pada Issue
Kemudian kita coba beri komentar pada issue tersebut dengan perintah.
gh issue comment {<number> | <url>} [flags]
Wow Magic! Sekarang pada issue tersebut terdapat sebuah comment yang sudah kita buat melalui github cli sebelumnya. Tidak perlu repot repot membuka Web :)
#5 Membuat Pull Request
Sekarang waktunya kita membuat Pull Request terkait issue yang sudah ada di repo kita sebelumnya, Pull Request ini membawa perbaikan untuk README.md yang lebih baik.
gh pr create [flags]
Dengan perintah ini, github cli akan membuat Pull Request yang mengarah ke default branch kita seperti berikut. Pada repo ini kita sudah setup defaut branch ny adalah branch main.
Contoh penggunaan flag :
-B : untuk mengarahkan ke branch target PR
gh pr create -B development
#6 Melihat perubahan kode pada Pull Request
Berikutnya kita bisa melakukkan code review menggunakan diff, diff ini akan memunculkan perubahan apa saja yang terkandung dalam Pull Request ini.
gh pr diff [<number> | <url> | <branch>] [flags]
Output dari perintah diatas adalah sebagai berikut ini. Kita bisa langsung melakukkan code review tanpa harus membuka Github. Sebenarnya output ini mirip dengan saat kita melakukkan git diff di lokal repo.
#7 Merge Pull Request
Kemudian, jika kita sudah yakin dengan perubahan tersebut, kita bisa langsung melakukkan merging melalui CLI. Untuk melakukkan merge pada spesifik Pull Request, kita harus mengetahui nomor Pull Request.
gh pr merge [<number> | <url> | <branch>] [flags]
#7 Close Issue
Terakhir, kita akan mencoba melakukkan close issue melalui github cli. Perintah ini cukup sederhana, kita hanya perlu menggunakan nomor issue yang ingin kita close.
gh issue close {<number> | <url>} [flags]
Kesimpulan
Github CLI memudahkan kita untuk mengelola proyek pada Github tanpa mengharuskan kita untuk switching membuka web Github hanya untuk mengecek setiap perubahan code yang sudah push, kita bisa lebih fokus pada CLI untuk mengelola proyek.
Hampir semua fitur yang ada di Github sudah tersedia pada Github Cli, jadi bisa membuat kita lebih produktif dan bekerja lebih efisien.
Semoga bermanfaat